Sometimes, I Love You… [SeoHan Version]

image

Title : Sometimes, I Love You…

Author : Hyeri Choi

Cast : Seo Joohyun (GG Seohyun), Lu Han (EXO Luhan)

Support Cast : Find by yourself

Genre : Romance, Drama, Marriage-life

Rated : T

Length : Oneshoot

Poster Art : lightless_star @ HSG (thanks chingu ^^)

Disclaimer : FF dan storyline punya saya. Para cast punya Tuhan, orang tua dan manajemen mereka.

Already published at seoexoartfanfic (with Sehun-Seohyun as cast).

2013 © Hyeri Choi

Seohyun melangkahkan kakinya lambat, dua kantung belanja yang besar dan cukup berat membuat tangannya sedikit pegal.

“Sabar, Seohyun, tinggal sedikit lagi kau akan sampai, fighting…” gumam Seohyun menyusuri lorong apartemen tempat dimana ia tinggal.

Cklek!

Dia membuka pintu apartemen setelah menekan password apartemennya, dia mendesah lega. Dia kemudian berjalan masuk kedalam apartemen, namun matanya membulat saat melihat sepasang sepatu pantofel yang biasa dipakai suaminya.

‘Dia sudah pulang?’ batin Seohyun bingung, karena tak biasanya sang suami yang bernama Luhan pulang lebih cepat dari biasanya karena namja itu selalu pulang larut malam dimana Seohyun sudah menjelajah di alam mimpinya

Dia kemudian memakai sendal rumahnya dan berjalan masuk ke dalam dapur. Dia kemudian mengeluarkan semua bahan makanan yang baru saja ia beli.

“Kurasa aku harus segera cepat membuatkannya makan malam.” gumam Seohyun memakai afron yang bergambar anime kesukaannya, Keroro dan mengikat rambut panjangnya tinggi.

Sementara itu, sang suami, Luhan baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah. Dia kemudian melewati dapur untuk menuju kamarnya, namun langkahnya tiba-tiba terhenti melihat Seohyun yang sedang berkutat dengan kegiatan memasaknya.

“Kapan kau pulang?” tanya Luhan bersandar di pintu dapur, membuat Seohyun menghentikan kegiatannya dan menoleh ke arah Luhan.

“Baru saja, aku tak tahu jika kau akan pulang lebih cepat dari biasanya.” jawab Seohyun cepat dan kembali mengalihkan pandangannya untuk memasukan bumbu ke dalam masakannya.

“Ya, lagipula hari ini pekerjaanku tak banyak seperti biasanya jadi lebih baik aku pulang cepat.” ucap Luhan berjalan dan duduk di salah satu kursi meja makan.

“Ah, begitukah? Ku kira kau akan pulang larut malam dari biasanya,” ucap Seohyun mematikan kompor yang menyala. Tak lama, Seohyun menaruh sepiring masakannya di hadapan Luhan.

“Makanlah kalau begitu, aku harus kembali ke kamarku.” lanjut Seohyun melepaskan afron yang dipakainya.

“Tunggu sebentar, lebih baik temani aku makan disini.” ucap Luhan datar menahan Seohyun. Yeoja berpipi chubby itu menghela nafasnya pelan, dia akhirnya mengalah dan duduk di hadapan Sehun.

“Oh ya, apakah besok kau ada waktu?” tanya Luhan membuat Seohyun mengeryitkan dahinya bingung. Tak biasanya Luhan bertanya seperti itu.

Seohyun pun menggelengkan kepalanya pelan, “Aniya, kurasa besok aku tak sibuk.”

“Kalau begitu, besok aku akan mengajakmu pergi. Kau mau?” tanya Luhan, dan Seohyun menganggukan kepalanya pelan.

Luhan akhirnya memakan masakan buatan Seohyun, tak ada sedikitpun obrolan diantara mereka membuat Seohyun bergumul dalam pikirannya sendiri. Ingatannya kemudian memutar ke masa lalu.

Flashback on

“Mwo? Appa bercanda?” tanya Seohyun tak percaya dengan apa yang baru saja ayahnya ucapkan, namun sang ayah, Mr. Seo hanya mengelengkan kepalanya.

“Tidak, appa tak bercanda, Joohyun-ah. Kau harus menikah dengan Luhan, pemilik perusahaan tempat ayah meminjam uang untuk modal perusahaan.” ucap ayahnya lirih membuat seluruh syaraf Seohyun melemas seketika.

“Mianhae, appa terpaksa melakukan ini. Tuan muda Luhan memperbolehkan appa meminjam uang untuk modal apabila kau menjadi syaratnya.” lanjut Mr. Seo lemah membuat Seohyun menutup mulut dengan tangannya tak percaya apa yang baru saja ayahnya ucapkan.

***

Dan disinilah ia berada, di ruang tunggu pengantin dengan memakai gaun pengantin yang putih bersih. Tatapannya kosong saat ini, disaat semua orang mendambakan berada di altar pernikahan dengan orang yang dicintainya ia justru dipaksa menikah dengan seseorang yang tidak ia kenal. Ia hanya mengetahui namanya namun hanya sebatas itu saja yang ia ketahui.

Tok tok tok

“Joohyun-ssi, sudah waktunya untuk keluar.” kata seseorang dibalik pintu mengetuk pintu ruangan.

Seohyun hanya menghela nafasnya pelan, dia kemudian bangkit berdiri dan berjalan keluar menuju altar gereja tempat pernikahannya. Di lorong menuju altar, ayahnya tengah menunggunya.

“Mianhae, Seohyun-ah, mianhae…” ucap Mr. Seo lirih karena tak bisa membuat anaknya bahagia, bahkan ia harus merelakan putri semata wayangnya harus menikah dengan seseorang yang tak dicintainya.

Seohyun segera memeluk ayahnya, dia tak ingin membuat ayahnya tambah bersalah.

“Appa tak usah bersedih, hanya ini mungkin yang bisa kulakukan untuk membalas budi kepada appa bahkan kurasa ini belum cukup dengan pengorbanan yang appa berikan kepadaku.” ucap Seohyun tersenyum tulus.

Seohyun kemudian menautkan tangannya di lengan appa-nya. Pintu altar akhirnya dibuka dan musik pernikahan pun dimainkan. Seohyun bersama Mr. Seo melangkahkan kakinya menuju altar pernikahan dimana seorang namja bersetelan tuxedo putih tengah menunggunya disana. Semua tamu yang diundang tentu takjub melihat pengantin wanita begitu cantik dan sempurna.

Tepat saat Seohyun mencapai altar, sang ayah kemudian melepaskan tangannya dan memberikan tangan Seohyun kepada namja yang bernama Luhan.

“Jaga Joohyun untukku.” gumam Mr. Seo saat memberikan tangan Seohyun kepada Luhan yang dibalas dengan anggukan namja itu.

Sang pendeta akhirnya pun membacakan pemberkatan sampai akhirnya pengucapan sumpah.

“Lu Han, apakah kau bersedia menerima Seo Joohyun dalam suka maupun duka sampai maut memisahkan?” tanya pendeta kepada Luhan.

“Ya, aku bersedia.” jawab Luhan. Sang pendeta kemudian beralih menatap Seohyun.

“Dan kau, Seo Joohyun, apakah kau bersedia menerima Lu Han dalam suka maupun duka sampai maut memisahkan?” tanya sang pendeta lagi.

“Aku bersedia.” jawab Seohyun pelan, kepalanya sedikit menunduk tak berani sedikit pun untuk menatap Luhan.

“Sekarang kalian sudah resmi menjadi sepasang suami istri, pengantin pria dipersilahkan untuk mencium pengantin wanita.” kata sang pendeta tersenyum.

Luhan kemudian mendekati Seohyun, dengan pelan mencium lembut kening Seohyun dan membuat semua orang yang hadir disana bertepuk tangan. Tak ada yang tahu sebenarnya apa yang berada dibalik hati Seohyun.

Flashback Off

“Aku sudah selesai.” ucap Luhan membuyarkan lamunan Seohyun, tangan Seohyun lalu mengambil piring bekas dan berjalan menuju wastafel dapur untuk mencucinya.

Sedangkan Luhan? Dia hanya menatap dalam punggung istrinya itu. Entah apa yang dipikirannya saat ini.

***

Luhan merebahkan tubuhnya di ranjangnya bersama Seohyun, setelah makan malam dia berkutat dengan pekerjaannya tentu saja membuatnya lelah.

Luhan kemudian menoleh ke arah Seohyun yang tertidur disampingnya saat ini. Wajah Seohyun begitu damai saat tertidur, membuat jantung Luhan berdegup kencang dari biasanya. Ia kemudian menyibakkan rambut Seohyun yang menutupi wajah cantik istrinya dan memberanikan diri untuk mengecup bibir merah muda Seohyun.

Seohyun sedikit mengeliat saat merasakan sesuatu yang lembut menempel di bibirnya, namun ia kembali terlelap dalam mimpinya. Ini membuat Luhan tersenyum melihatnya.

“Seandainya saja kau tahu alasanku menikahimu.” gumam Luhan pelan.

***

Luhan ternyata membawa Seohyun menuju Lotte World. Seohyun sendiri senang, tentu saja karena sudah lama ia tak mengunjungi taman bermain.

Berbagai permainan mereka coba, dari roller coaster sampai rumah hantu dan akhirnya Sehun menarik tangan Seohyun menuju ferris wheel. Setelah lama mengantri, akhirnya mereka menaiki wahana itu.

“Er… Seohyun-ssi, apa kau mau tahu alasanku sebenarnya menikahimu?” tanya Luhan membuka pembicaraan.

“Eh?” gumam Seohyun yang membuat Luhan menceritakan sesuatu di masa lalunya.

Flashback On

Seorang namja kecil berusia sekitar tujuh tahun berjalan riang dengan segelas bubble tea rasa taro kesukaannya ditangannya. Tentu saja ia tak melihat seorang yeoja kecil berjalan di depannya.

Brak!

Dan namja kecil bernama Luhan terjatuh karena menabrak yeoja kecil yang memakai pita rambut pink itu.

“Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…” tangis Luhan. Tentu saja, Luhan menangis karena selain dirinya terluka juga bubble tea miliknya jatuh dan tumpah karena menurutnya bubble tea itu juga berarti untuknya.

Yeoja kecil yang ditabrak Luhan hanya bingung melihatnya, namun mata yeoja kecil itu membulat saat melihat lutut Luhan berdarah.

“Hiks… kau sedang apa?” tanya Luhan menghentikan tangisnya melihat sang yeoja melepaskan pita rambut pink dan melilitkannya di lutut Sehun.

“Mengobati lukamu, kalau dibiarkan nanti bisa infeksi.” jawab yeoja kecil itu mengingat perkataan eomma-nya.

“Eh?”

“Cha, sudah selesai.” pekik yeoja kecil itu riang. Dia kemudian mengulurkan tangannya membantu Luhan berdiri.

“Gomawo.” ucap Luhan.

“Cheonma.” kata yeoja kecil itu tersenyum. Sungguh senyuman yeoja kecil itu begitu indah, bahkan untuk namja kecil yang polos seperti Luhan sekalipun.

“Joohyun-ah! Ayo pulang!” panggil seorang pasangan suami istri muda membuat yeoja kecil itu menoleh dan menganggukkan kepalanya.

“Lain kali hati-hati.” pesan yeoja kecil itu sebelum berlari kecil menuju pasangan suami istri yang masih muda yang tak lain adalah orangtuanya.

Luhan hanya terdiam di tempatnya berdiri, jantung anak kecil itu berdegup kencang saat ini. Ia kemudian menoleh ke pita pink yang melilit lututnya.

“Namanya Joohyun?” gumam Luhan.

Flashback Off

Luhan kemudian mengeluarkan sesuatu dari sakunya, sebuah pita pink yang sedikit usang dan ia menunjukkannya kepada Seohyun membuat mata yeoja itu membulat melihatnya.

“Kau tahu pita ini kan? Aku tahu jika ini milikmu.” ucap Luhan.

“Tapi, bagaimana bisa kau—”

“Aku mengenali ayahmu saat dia datang ke perusahaanku untuk meminjam modal dan sebenarnya aku tahu jika usaha ayahmu tidak akan mampu bertahan lama karena itu aku mengajukan syarat itu.” kata Luhan sebelum Seohyun meneruskan kalimatnya.

“Kau jahat kalau begitu.” ucap Seohyun.

“Eh?”

“Kau jahat kalau begitu, kenapa kau tak memberitahunya sejak awal?” ucap Seohyun dengan berkaca-kata, Luhan segera membawanya kedalam pelukannya.

Mianhae, Seohyun-ah, mianhae…” kata Luhan menenangkan Seohyun.

***

Luhan dan Seohyun akhirnya sampai di apartemen mereka, ada yang berbeda dari biasanya. Suasana canggung yang biasanya terjadi diantara mereka mencair, bahkan seakan tak pernah ada. Luhan bahkan sempat menjahili Seohyun yang membuat yeoja berpipi chubby itu menggelembungkan pipinya.

“Ya! Seohyun-ah, jangan marah lagi kepadaku.” ucap Luhan saat bersiap akan tidur.

“Haissh… aku baru menyadari jika kau menyebalkan, Luhan-ah.” kata Seohyun membuat Luhan terkekeh, dia kemudian duduk di tepi ranjang dan menatap Seohyun.

“Hey, Seohyun-ah, kau tahu? Sometimes I trusted about love at first sight, because I love you.” bisik Luhan tepat di telinga Seohyun membuat pipi yeoja itu semerah apel fuji.

Cup!

Tanpa aba-aba, Luhan segera mencium bibir Seohyun lembut. Ciuman yang pertama kali ia lakukan selain kecupan singkat saat Seohyun tengah tertidur.

“Bolehkah?” tanya Luhan saat melepaskan ciumannya dan menatap Seohyun lembut.

“Ne.” jawab Seohyun menganggukan kepalanya dengan rona pipi yang berwarna merah.

Dan biarkan itu menjadi malam mereka yang terindah selama pernikahan mereka.

End

A/N : annyeong ~ !!! ^^ FF ini sebenarnya request-an salah satu readers di seoexoartfanfic yang minta FF SeoHun yang marriage-life, bahkan dia sampai nagih mulu setiap postingan aku disana T^T tapi entah kenapa saat aku ngetik FF ini malah lebih feel ke SeoHan jadinya aku publish ke sini haha mian kalau aneh, gaje, typo, absurd, bahasa tak baku dan lain-lain. RCL please? ^^

2013 © Hyeri Choi

Advertisements

10 thoughts on “Sometimes, I Love You… [SeoHan Version]

  1. Mau yg sehun ataupun luhan,ak ska keduany kok.
    Ad sequel gk eon,?mngkn khdpan rmh tngga mrka stlh tau yg sbnrny gitu,atu smpai ad baby?^^’

  2. min apaan nih ? typokah ? kata2 ini.. “dia akhirnya mengalah dan duduk di hadapan Sehun.”, itu, sehun tah luhan yak ?

  3. ah seohan >.<
    tapi kok ada nama sehun sih, ngebayangin ff nya yg awal seohan tapi pas ada nama sehun jadi bayangin sehun deh…
    tapi gak papa kok, ff nya bagus
    ditunggu ff seohan yang lainnnya

  4. Mngkin udh ada yg komen gini sbelumnya.. Editingnya lebh ditelitiin lagi,2x nm Sehun msh nyantol:) but overall Good Story (y)

Silahkan berkomentar~ ^^ #AceBabySeoHanjjang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s