BECAUSE THE CONCERT

Title : Because The Concert
Author : Eka Oktavia (Kim Tae Rin)
Main cast : Seohyun ‘SNSD’ & Luhan ‘EXO’
Other cast : Find it by yourself
Pairing : SeoHan
Genre : Romance, comedy
Lenght : Oneshoot
PS : Aku bikin FF ini terinspirasi dari konser EXO kemarin. Tiba-tiba aja muncul ide buat bikin cerita dari konser EXO. Happy reading aja deh. Jangan lupa ADD FB AKU YA – Via OKtavia – gomawo #bow. Mianhae kalo gaje

DON’T FORGET for RCL
AND
DON’T BE PLAGIAT

 

“Dasar nappeun namja!” gerutu seorang yeoja.
“Maknae, dari tadi kau menggerutu terus. Aku sampai pusing mendengarnya” ujar yeoja yang duduk di sebelah yeoja yang tadi menggerutu.
“Ne, tidak hanya Yoona pusing mendengar gerutuanmu. Tapi kami juga” ujar yeoja yang lain.
Yeoja yang tadi panggil maknae –yang tak lain adalah Seohyun- pun menoleh pada para eonnie-nya.
“Mianhae, eonnie” ujar Seohyun.
“Memang ada apa? Apa ada masalah?” tanya sang leader.
“Ani, tidak ada. Aku tidur dulu eonnie, annyeong” ujar Seohyun.
Seohyun pun berjalan menuju kamar dan segera menutup pintu dari dalam. Sedangkan kedelapan eonnie-nya hanya memandangi kepergian sang maknae. Begitu Seohyun menghilang dari balik pintu, perhatian mereka tertuju pada Yoona.
“Yoong, sebenarnya apa yang terjadi dengan Seohyun?” tanya Sooyoung.
“Kalian tidak tahu?” Yoona balik bertanya.
“Kalau kami tahu, kami tidak akan bertanya. Aish, kau ini” omel Jessica.
“Hehehe, mianhae”
“Jadi, ada apa dengan maknae? Kenapa dia seperti itu?” tanya Taeyeon.
“Itu semua karena konser EXO” jawab Yoona.
“Konser EXO? Memang ada apa?” tanya member SNSD, tidak mengerti maksud perkataan Yoona.
“Ne, karena konser EXO. Yah, lebih tepatnya sih gara-gara Luhan oppa. Namja itu membuat Seohyun cemburu dan marah-marah tidak jelas seperti itu.”
“Luhan? Memang apa yang dilakukan Luhan?” tanya Tiffany.
“Saat konser EXO, Luhan oppa menunjukkan ABS-nya saat solo stage-nya. Dan itu membuat Seohyun cemburu” jelas Yoona.
“MWO? JINJJA?” tanya mereka tidak percaya.
“Kau tidak bohong kan, Yoong?” tanya Yuri memastikan.
“Ani, Seohyun yang cerita padaku. Saat di hari pertama dan kedua Luhan oppa menunjukkan ABS-nya, Seohyun masih tidak apa-apa. Tapi yang hari ini, kalian bisa lihat sendiri kan bagaimana efeknya pada Seohyun?”
“Memang apa bedanya hari ini dengan hari pertama dan kedua?” tanya Taeyeon.
“Di hari pertama dan kedua, Luhan oppa tidak terlalu tinggi saat membuka bajunya. Tapi yang hari ini lebih tinggi dari dua hari sebelumnya.”
“Jadi begitu. Aish, maknae ada-ada saja” ujar Tiffany.
“Kalau begitu, cepat kalian tidur. Besok kita sudah harus kembali ke Seoul.” ujar Taeyeon.
Kedelapan yeoja itu menurut dan segera masuk ke dalam kamar. Meskipun belum terlalu malam, tapi mereka harus segera istirahat. Besok mereka harus kembali menuju Seoul.

 

-Because The Concert-

 

@Incheon airport (10 a.m.)
Terlihat para member SNSD berjalan menuju pintu keluar bandara incheon. Para fans dan beberapa media telah menunggu kedatangan mereka. Mereka yang melihat kedatangan SNSD, segera mengambil beberapa gambar. Terlihat Sunny berjalan sendiri di barisan depan. Di belakangnya ada Yuri dan Sooyoung, kemudian Hyoyeon dan Taeyeon. Disusul Jessica dan Tiffany. Dan yang paling akhir Seohyun dan Yoona.
Kesembilan yeoja itu masuk kedalam mobil yang sudah menunggu mereka. Sunny, Jessica, Tiffany, dan Taeyeon ada di mobil pertama. Sedangkan di mobil kedua ada Hyoyeon, Yoona, Seohyun, Sooyoung, dan Yuri. Seohyun dan Yoona duduk di bangku belakang, Sooyoung dan Hyoyeon di bangku tengah, dan Yuri di depan. Hari ini mereka tidak langsung kembali ke dorm. Mereka akan langsung menuju ke gedung SM.
“Maknae, sejak dari bandara ponsel-mu berbunyi terus. Kenapa tidak kau angkat? Mungkin itu penting” ujar Yoona.
“Ani, itu tidak penting”
Saat Seohyun selesai berbicara, ponsel-nya kembali berbunyi. Tetapi yeoja itu hanya diam saja.
“Memang dari siapa?” tanya Hyoyeon.
Seohyun tidak menjawab pertanyaan Hyoyeon. Yeoja itu justru menunjukkan ponsel-nya. Tertera nama ‘Luhan oppa’ disitu. Kemudian yeoja itu menarik kembali tangannya dan memasukkan ponsel-nya ke dalam tas.
“Dari Luhan. Kenapa tidak kau angkat?” tanya Hyoyeon.
“Malas. Aku istirahat dulu eonnie. Nanti kalau sudah sampai bangunkan aku” ujar Seohyun.
Yeoja itu pun memejamkan matanya dan mengahadap jendela, membelakangi Yoona. Tidak lama kemudian yeoja itu sudah terlelap. Selama di dalam pesawat Seohyun memang tidak tidur. Saat para eonnie-nya tidur, yeoja itu justru sibuk melamun.
“Aish, sepertinya maknae benar-benar marah pada Luhan. Bahkan dia tidak mau mengangkat telepon dari Luhan” ujar Yuri dengan suara sedikit pelan.
“Sudahlah, biar itu jadi urusan mereka. Biarkan maknae tidur dengan tenang. Dia sama sekali tidak tidur saat di pesawat” ujar Hyoyeon.
Keempat yeoja itu membiarkan Seohyun istirahat. Mereka pun sibuk dengan gadget masing-masing. Kegiatan yang pastinya tidak akan mengganggu tidur sang maknae.
Sementara itu di ruang latihan EXO, Luhan masih saja berusaha menghubungi Seohyun. Tapi tidak satu pun panggilannya di angkat oleh yeoja itu. Seharusnya yeoja itu sudah ada di dalam mobil. Tapi kenapa panggilan dari Luhan tidak diangkat? Luhan pun membanting ponsel-nya di sofa yang ada di dekatnya dan kemudian namja itu duduk di lantai, di sebelah Sehun. Sementara yang lain hanya memandang bingung tingkah laku Luhan yang aneh.
“Ada apa, hyung?” tanya Chanyeol.
Luhan tidak menjawab pertanyaannya Chanyeol. Namja itu justru memejamkan mata. Chanyeol pun mengalihkan pandangannya pada Sehun, meminta penjelasan. Sehun menghembuskan nafas kesal. ‘Masa harus aku yang menjelaskan?’ ujar Sehun dalam hati.
“Seohyun noona tidak menjawab panggilan dari Luhan hyung. Puas?” ujar Sehun.
“Ternyata cuma itu” ujar para member EXO.
“Apa kalian bilang? Cuma itu? Kalian tidak merasakannya sih. Coba kalian pikir, selama 4 hari kalian tidak bertemu dengan yeojachingu kalian. Dan saat kalian mencoba menghubunginya, justru diangkat. Coba kalian ada di posisiku, kalian pasti tahu” omel Luhan.
“Ne, mianhae” ujar yang lain.
Para member EXO pun hanya meminta maaf. Kalo mereka menanggapi ucapan Luhan, pasti tidak akan selesai-selesai. Apalagi kalau namja itu sedang badmood. Tidak lama kemudian mereka kembali sibuk dengan aktivitas masing-masing. Sehun dan Kai berjalan keluar ruangan. Keduanya berjalan menuju toilet.
Sementar itu, mobil-mobil yang ditumpangi sudah sampai di depan gedung SM. Kesembilan yeoja itu pun segera turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam gedung. Mereka langsung berjalan menuju ruang latihan mereka. Saat perjalanan menuju ruang latihan, mereka berpapasan dengan KaiHun yang akan menuju toilet. Setelah saling menyapa, kesembilan yeoja itu kembali berjalan menuju ruang latihan mereka. Setelah mereka menghilang, KaiHun berbalik arah dan kembali menuju ruangannya.
“Luhan hyung, Seohyun noona sudah datang. Kau tidak ingin berbicara dengannya?” ujar Sehun dari ambang pintu.
“Jinjja? Dia sudah datang?” tanya Luhan memastikan.
“Ne” jawab KaiHun.
Luhan segera berdiri dan berjalan keluar. Saat melewati KaiHun, namja itu mengucapkan ‘gomawo’ pada kedua maknae itu. Luhan segera berjalan menuju ruangan SNSD.

TOK… TOK… TOK…

Terdengar ketukan pintu ruang latihan SNSD. Taeyeon pun berjalan menuju pintu dan membukanya.
“Eoh? Luhan? Ada apa?” tanya Taeyeon.
“Annyeonghaseyo, noona. Aku ingin bertemu dengan Seohyun. Apa boleh?”
“Ah, begitu. Baiklah, tunggu sebentar.”
Taeyeon pun berbalik dan berjalan menuju Seohyun yang saat itu sedang mengobrol bersama Tiffany. Yeoja itu kemudian duduk di sebelah Seohyun.
“Maknae, di luar ada Luhan. Dia ingin bertemu denganmu” ujar Taeyeon.
“Mwo?” tanya Seohyun, kemudian yeoja itu melirik ke arah pintu.
“Eonnie, aku tidak mau. Suruh saja Luhan oppa pergi” ujar Seohyun.
“Ya! Kau tidak kasian padanya? Sudah 4 hari kalian tidak bertemu. Dia pasti merindukanmu. Apa kau tidak rindu padanya?” ujar Tiffany.
“Ani”
“Aish, cepat temui dia. Selesaikan masalah kalian” ujar Taeyeon sambil menarik Seohyun berdiri.
Tetapi Seohyun tetap tidak mau berdiri. Akhirnya Tiffany pun membantu Taeyeon. Kedua yeoja itu berhasil membuat Seohyun berdiri. Langsung saja mereka menarik Seohyun menuju Luhan. Begitu sampai di depan pintu, TaeNy mendorong Seohyun pelan.
“Cha! Silahkan kalian pergi” ujar Tiffany.
“Gomawo noona” ujar Luhan.
“Kajja, chagi” ujar Luhan sambil menarik tangan kanan Seohyun.
Seohyun pun dengan pasrah mengikuti namja yang ada di hadapannya itu. Luhan membawa Seohyun keluar dari gedung dan berjalan menuju taman yang tidak jauh dari sana.
Begitu sampai, keduanya pun duduk di salah satu bangku yang ada disana. Selama beberapa menit keduanya masih terdiam. Tanpa mereka sadari, para member ExoShidae mengikuti keduanya dan bersembunyi di balik semak-semak.
“Seohyun-ah” panggil Luhan
“Hhmm”
“Kenapa kau tidak mengangkat telepon dariku?”
“A.. aku tidak tahu kalau oppa menelepon” ujar Seohyun berbohong.
“Hhh, kau itu tidak pandai berbohong chagi. Jangan pura-pura tidak tahu”
Seohyun hanya terdiam.
“Jadi…. kenapa kau tidak mengangkat teleponku?”
“Malas”
“MWO? Ya! Apa kau tidak rindu padaku? Kenapa kau malas mengangkat telepon dariku?” tanya Luhan.
“Hanya malas saja” jawab Seohyun cuek.
“Chagi, kau kenapa? Kau tidak terlihat aneh hari ini. Kau sedang badmood?”
“Anggap saja begitu.”
“Jinjja? Kau sedang badmood? Aigoo, siapa membuatmu badmood seperti ini?”
“KAU! Kau yang sudah membuatku badmood, oppa!” ujar Seohyun kesal.
“Mwo? Aku? Memang apa yang aku lakukan sampai membuatmu badmood?” tanya Luhan bingung.
“Apa yang kau lakukan saat konser kemarin?”
“Mwo?”
“Apa yang kau lakukan saat konser kemarin? Tepatnya saat solo stage mu.”
“Mwo? Saat solo stage-ku?”
“Ne!”
“Aku tidak me-“
“Jangan bilang kau tidak melakukan apa-apa.”
“Ya! Aku memang tidak melakukan apa-apa” ujar Luhan mulai kesal.
“Pembohong. Lalu, siapa yang membuka baju saat konser kemarin? Siapa yang dengan santainya menunjukkan bentuk tubuhnya dihadapan para fans, apalagi fans-nya banyak yang yeoja.”
“M…. mwo?”
“Aku tahu oppa.”:
“Seohyun-ah, soal itu aku bisa menjelaskannya.”
“Tidak perlu. Aku tidak bu-“
“Aduuuhh!” teriak seseorang dari balik semak-semak.
SeoHan pun menoleh ke arah sumber suara. Terlihat para member ExoShidae keluar dari balik semak-semak.
“Ya! Sehun! Kau selalu membuat ribut” omel Baekhyun.
“Hyung! Jangan salahkan aku. Salahkan saja semutnya. Semut ini menggigit kakiku” protes Sehun.
“Hey, siapa suruh kau memakai celana ¾ seperti itu?” tanya Kai.
“Ya! Apa kalian lakukan?” teriak Luhan membuat ExoShidae menoleh.
“Tidak melakukan apa-apa” ujar mereka sambil tersenyum.
“Pasti kalian ingin menguping pembicaraan. Kalian tid- Ya! Seohyun-ah, jangan pergi” Luhan tidak jadi memarahi para member ExoShidae karena melihat Seohyun berjalan pergi.
Luhan segera berdiri dan menyusul Seohyun. Begitu pun dengan yang lain. Mereka mengikuti dari belakang.
“Seohyun-ah, chamkaman!” ujar Luhan sambil meraih pergelangan tangan Seohyun.
“Lepas oppa” pinta Seohyun.
“Ani, aku tidak akan melepaskanmu. Kau harus mendengarkan penjelasanku.”
“Shireo! Nappeun namja!”
“Ya! Kau juga. Nappeun yeoja!” ujar Luhan mulai kesal
“Mwo? Nappeun yeoja? Apa maksudmu?”
“Saat konser di Jepang kau berpakaian sexy. Dan disana pasti banyak fans namja”
“Tapi sebelumnya kan oppa sudah tahu hal itu. Dan oppa yang pertama kali melihat saat aku mencoba pakaian yang ku pakai saat konser. Sedangkan oppa, oppa tidak bilang padaku kalau saat solo stage harus mengangkat baju seperti kemarin”
“I… itu..”
“Itu apa? Oppa benar-benar menyebalkan”
“Luhan hyung, kita sudah bilang kan supaya hyung mengatakannya pada Seohyun noona. Tapi Luhan hyung justru menolak” ujar Baekhyun.
“Ne, benar. Coba saja kalau Luhan hyung mau mengatakannya dari awal, pasti Seohyun noona tidak akan marah seperti ini” tambah Sehun.
“Diam kalian!” bentak Luhan.
“YA! Kenapa kau membentak mereka? Kau kan yang salah” ujar Jessica.
“Aish, kau sudah menyakiti maknae kami” ujar Yoona.
“Seohyun-ah, mianhae. Jeongmal mianhae” ujar Luhan, tidak peduli dengan yang lain.
Seohyun hanya terdiam.
“Oke, aku memang salah. Aku salah karena tidak memberitahumu terlebih dahulu.”
“Kenapa oppa tidak bilang padaku?”
“Aku… aku tidak berani bilang padamu” ujar Luhan sambil menundukkan kepalanya.
“Mwo? Tidak berani? Aish, kalau oppa mengatakannya sejak awal aku tidak akan marah.”
“Jengmal mianhae” ujar Luhan.
“Arraseo, aku memaafkanmu.”
“Jinjja?”
“Ne”
“Gomawo, chagi” ujar Luhan kemudian membawa Seohyun ke dalam pelukannya.
Luhan pun melepaskan pelukannya. Namja itu menatap Seohyun dalam. Perlahan, kedua wajah mereka mendekat. Semakin lama semakin dekat. Terasa hembusan nafas menerpa wajah mereka. Wajah mereka semakin dekat……..
“YA! JANGAN BERCIUMAN DISINI!” teriak member ExoShidae, sukses membuat SeoHan terlonjak kaget dan keduanya langsung menjauh.
“Aish, kalian mengganggu saja” gerutu Luhan.
“Kalau kalian berciuman jangan disini. Cari saja di tempat yang sepi. Contohnya di dalam kamar” ujar Sooyoung dan sukses mendapat jitakan dari para member SNSD.
“Chagi, ngomong-ngomong soal kamar aku baru ingat sesuatu” ujar Luhan
“Apa?” tanya Seohyun bingung.
“Bukankah kau sudah pernah melihat bentuk tubuhku? Kenapa kau harus marah?” ujar Luhan sambil mengeluarkan senyum jahilnya.
“MWO?” tanya semua member ExoShidae minus Luhan.
“Ka… kapan?” tanya Seohyun.
“Aish, masa kau lupa? Bukankah saat kau berkunjung ke dorm EXO, aku kan membawamu ke kamarku. Dan saat aku ganti baju kau kan melihatnya” ujar Luhan masih dengan senyum jahilnya.
“A…ah, itu kan….”
“Dasar! Luhan hyung mesum!” ujar Chen.
“Seohyun-ah, kenapa kau bisa berpacaran dengan namja mesum seperti dia?” ujar Suho.
“Noona, seharusnya aku yang menjadi namjachingu-mu. Bukan Luhan hyung” ujar Baekhyun.
“Mwo? Seharusnya aku” ujar KaiHun.
“Ya! Kenapa kau ikut-ikutan juga. Kau itu juga sama mesumnya dengan Luhan hyung” ujar Sehun pada Kai.
“Ani, Luhan hyung lebih parah. Dia lebih parahku. Luhan hyung kalu melihat ‘itu’ pasti sehari bisa 3x” ujar Kai kemudian mengerling pada yang lain.
“Ah, ne. Kai benar. Luhan hyung yang paling mesum” tambah Tao, mengerti maksud Kai.
“Noona, kau harus hati-hati dengannya” ujar Kyungsoo.
“YA! KALIAN MAU MEMFITNAHKU? AWAS KALIAN!” ujar Luhan kemudian segera berlari menuju para member EXO.
EXO pun segera berlari menghindar. Berlari sejauh mungkin dari jangkauan Luhan. Mereka memilih menghindar supaya Luhan susah untuk menangkap mereka. Sedangkan para member SNSD hanya bisa tertawa. Tanpa Seohyun sadari, ternyata Sehun dan Kai bersembunyi dibelakangnya.
“Noona, biarkan kami bersembunyi disini” bisik Sehun.
Sebelum Seohyun menjawab, ternyata Luhan sudah melihat keberadaan KaiHun yang ada dibelakang yeojachingu-nya.
“SEHUN! KAI! KENAPA KALIAN BERSEMBUNYI DI BELAKANG SEOHYUN? MENYINGKIR KALIAN!” usir Luhan kemudian segera menghampiri mereka.
“Sehun! KABUUURRR” ujar Kai sambil menarik Sehun pergi menjauh, ternyata dibelakang Seohyun justru tempat yang paling tidak aman.

 

-END-

 

Ah, mianhae kalo gaje. Jangan lupa RCL ya…… gomawo ^_^ #bow

Bonus foto saat Luhan nunjukkin ABS-nya, sumpah gak sanggup ngeliat lama-lama
Gambar

Sekalian fotonya Seohyun deh

Gambar

Advertisements

19 thoughts on “BECAUSE THE CONCERT

  1. Masa pakaian nya seohyun kyk gtu sexy sih thor? aku kira seohyun itu pake pakaian item,ketat,mini bngt,.. Itu tuh thor yg namamya sexy,.. ahihihihi
    Tapi gpp thor, daebak!

  2. Masa pakaian nya seohyun kyk gtu sexy sih thor? aku kira seohyun itu pake pakaian item,ketat,mini bngt,.. Itu tuh thor yg namamya sexy,.. ahihihihi
    Tapi gpp thor, daebak!!

  3. Masa pakaian nya seohyun kyk gtu sexy sih thor? aku kira seohyun itu pake pakaian item,ketat,mini bngt,.. Itu tuh thor yg namamya sexy,.. ahihihihi 😀
    Tapi gpp thor, daebak!!

Silahkan berkomentar~ ^^ #AceBabySeoHanjjang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s