Promise To You

image

Title : Promise To You

Author : Hyeri Choi

Cast(s) : Lu Han (EXO Luhan), Seo Joo-Hyun (Girls’ Generation Seohyun)

Support Cast(s) : Find by Yourself

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Fluff, Alternate Timeline (AT)

Rated : Teens

Length : Vignette

Poster Art : http://ryuxiao-lu.tumblr.com

Disclaimer : FanFiction and storyline is mine. Cast(s) is belong to God, their parents and management.

“Ini pilihanku.. Mianhae..”

“Jangan beritahu maknae dengan berita ini…”

“Aku akan selalu bersamamu walaupun kita sudah tidak satu panggung lagi. Aku berjanji..”

© Promise To You ©

Seseorang mengenakan master dan topi untuk menutupi wajahnya menghela nafasnya pelan. Ia memandang Gedung berlantai tiga dihadapannya. Ia tahu, ia akan membuat masalah jika melakukannya dan berhadapan dengan perusahaan manajemen yang menaunginya sama seperti seorang temannya yang terlebih dulu keluar dari grup mereka atau seniornya yang lain.

Ia lalu melepas topi dan maskernya yang menutupi wajahnya, memperlihatkan wajah yang sangat familiar bagi penggemar musik pop korea. Luhan, member EXO berdiri di depan kantor pengacara.

“Ini adalah pilihanku… Mianhae…” gumam Luhan menghela nafasnya pelan sembari melangkahkan kakinya untuk memasuki Gedung.

***

“Gawat! Eonni, gawat!” teriak Sooyoung panik membuat Taeyeon mengerutkan dahinya melihat tingkah salah satu yang sudah dianggapnya sebagai adiknya sendiri.

Sooyoung lalu menyodorkan PC Tablet yang dibawanya dan menyerahkannya kepada Taeyeon. “Baca artikel ini, Eonni. Luhan memutuskan untuk keluar dari EXO.” ucapnya membuat Taeyeon melebarkan matanya.

“Mwo? Luhan? Tapi, bagaimana bisa?” ucap Taeyeon bertanya-tanya, ia menyambar ponselnya dan mengetikkan sesuatu di ponselnya. Sekitar lima menit berselang ponsel Taeyeon berbunyi, namun ia melemas membaca pesan yang masuk. “Berita itu benar, Baekhyun memberitahu jika Luhan ingin memutuskan kontraknya sejak konser mereka di Bangkok.”

“Lalu bagaimana? Kita tak bisa membiarkan Seohyun mengetahuinya. Pasti ia akan menangis seharian sama seperti Jessica Eonni memutuskan untuk menentukan pilihannya.”

“Ya, kau benar Sooyoung-ah,” ucap Taeyeon, wajahnya berubah menjadi muram ketika mendengar nama Jessica disebut. Taeyeon juga tak akan melupakannya, saat Jessica menentukan pilihannya yang menyakiti delapan member yang lain Seohyun adalah member yang paling sering menangis karena salah satu Eonni kesayangannya memutuskan untuk meninggalkannya. “Begini saja, jangan beritahu maknae dengan berita ini. Jika Seohyun mengetahuinya pasti ia akan menangis karena kekasihnya memutuskan untuk meninggalkannya.”

Sooyoung lalu menganggukan kepalanya, “Walaupun rasanya menyakitkan membohongi maknae seperti ini tapi ini lebih baik daripada Seohyun mengetahui sebenarnya.”

***

Suasana perjalanan menuju sebuah acara musik terasa sunyi. Baik Taeyeon, Tiffany dan Manager mereka sepakat untuk merahasiakan masalah Luhan dihadapan Seohyun dengan harapan jika Seohyun tak mendengarnya maka tak akan menganggu penampilannya nanti.

“Eonni dan Manager Oppa kenapa? Sepertinya dari tadi kalian diam saja tidak biasanya.” gumam Seohyun bingung.

“A-ah…” Taeyeon segera menggaruk kepalanya canggung. “Sepertinya karena kami lelah bermain game seharian, iya kan Tiffany?” ucap Taeyeon berusaha menyakinkan.

“Ah ya, kau benar Taeyeon-ah,” sahut Tiffany menganggukan kepalanya. “Kami bermain game sampai larut malam, mungkin karena itu kami menjadi sedikit lelah.”

Seohyun mengerutkan dahinya menatap kedua Eonni-nya dengan tatapan curiga. Namun ia segera mengalihkan pandangan kepada buku yang sedang dibacanya, membuat mereka berdua menghela nafasnya lega.

***

“Hey, kau sudah dengar berita terbaru jika Luhan Sunbae berniat memutuskan kontraknya?” tanya salah satu member Red Velvet yang mempunyai nama stage Seulgi. Saat ini member Red Velvet berada di ruang tunggu menunggu giliran untuk tampil.

“Eh? Kau serius? Bukankah ia berada di China sekarang karena kesehatannya yang memburuk?” Wendy mengerutkan dahinya.

“Ya, namun berita yang ku baca tadi pagi mengatakan Luhan Sunbae sudah mengugat perusahaan di pengadilan dengan meminta salah satu pengacara handal.”

Seohyun yang kebetulan melewati ruang tunggu Red Velvet dan tanpa sengaja mendengar pembicaraan mereka. Mendengar nama Luhan disebut membuat Seohyun tertarik untuk ikut mendengarkannya, namun air mata Seohyun jatuh ketika Seohyun mendengar semuanya.

“Maknae, apa yang sedang kau lakukan disini?” tanya Tiffany menepuk pundak Seohyun, namun Tiffany menyadari jika tubuh Seohyun sedikit bergetar.

“Maknae..” Tiffany segera membalikkan tubuh Seohyun, tepat saja dugaannya melihat Seohyun menangis.

“Eonni, kalian semua tahu bukan jika Luhan Oppa akan memutuskan kontraknya?”

“Eh?” Tiffany mengerutkan dahinya, darimana dia mengetahuinya?

“Apa Eonni dan Taeyeon Eonni sebenarnya mengetahui jika Luhan Oppa memutuskan untuk keluar?”

“Maknae…” ucap Tiffany segera memeluk adik kecilnya. Ia lalu mengusap punggungnya berharap Seohyun dapat sedikit lebih tenang.

***

“Luhan-ah, kau mau membuatku mati berdiri, eoh?” teriak Taeyeon dari sambungan telepon. Begitu mereka pulang ke dorm, Taeyeon langsung menelpon Luhan. Beruntung Luhan sama sekali tak mengganti nomor teleponnya.

“Noona, memangnya apa yang telah aku lakukan?” tanya Luhan bingung setelah ia baru menyelesaikan urusannya dan berada di rumahnya saat ini.

“Astaga Luhan. Demi Tuhan, lihat apa yang kau perbuat kepada maknae kami. Maknae kami langsung mengunci pintu kamarnya begitu kami pulang dari acara musik karena beritamu,” ucap Taeyeon frustasi. “Kami tidak mau tahu. Tenangkan maknae kami atau aku bersumpah akan berangkat ke China dan membunuhmu sekarang juga.”

Luhan segera menelan ludahnya mendengar ancaman Taeyeon. Selain mempunyai suara yang kencang seperti Baekhyun kekasihnya, Taeyeon tetaplah seorang sosok kakak yang melindungi adiknya. Pantas saja Seohyun mengagumi Taeyeon yang menemaninya tujuh tahun belakangan ini.

“Arasseo, Noona…”

***

Seohyun meringkuk di kamarnya, menangis menumpahkan kesedihannya. Ia tak akan menyangka ini akan terjadi untuk ketiga kalinya. Setelah Kris yang ia anggap sebagai salah satu sahabatnya, Jessica yang merupakan kakak kesayangannya dan kini Luhan yang notabene-nya kekasihnya.

Nada dering ponsel Seohyun berdering. Awalnya ia ingin mengabaikannya, namun begitu melihat layar dinama nama Luhan tertera membuat Seohyun segera menyeka air matanya dan menekan tombol hijau.

“Annyeong chagi..” sapa Luhan menyapa Seohyun di sambungan telepon.

“Oppa…”

“Hey, sepertinya kau sedang menangis,” ucap Luhan di sambungan telepon. “Tersenyumlah, eoh? Aku bukan meninggalkanmu, tapi aku hanya ingin menentukan pilihanku.”

“Pilihan? Lalu kau memutuskan untuk meninggalkanmu kau sebut itu pilihan?”

“Seo Joohyun, terkadang pilihan yang kau pilih tidak selamanya akan mempunyai kondisi yang baik,” sahut Luhan. “Kau harus mempercayaiku. Apapun jalan yang kupilih meskipun aku tak bersamamu di atas panggung yang sama, tapi aku tidak akan meninggalkanmu. Aku berjanji..”

“Lagipula, jarak Beijing dan Seoul tidak terlalu jauh bukan? Aku bisa mengunjungimu disana jika kau mau, atau saat kau mempunyai jadwal fanmeeting disini aku bisa menyempatkan diri untuk menemuimu dan jika perlu aku bisa memakai kostum keroro yang kau sukai.” ujar Luhan bercanda yang membuat Seohyun tersenyum kecil mendengarnya.

“Kalau begitu, saat kau menemuiku kau harus memakai pakaian dan wig seperti perempuan apa kau tetap akan mengabulkannya?” tanya Seohyun, dari sambungan telepon dapat ia dengar jika Luhan sepertinya mendesah frustasi.

“Haissh… Kau tega melihat namjachingu-mu seperti wanita. Aku ini namja dan aku manly.. Tapi baiklah, jika itu yang kau inginkan. Aku akan meminjam pakaian ibuku jika aku akan pergi ke Seoul.” ucap Luhan pasrah.

“Tidak perlu, Oppa..” Seohyun segera menggelengkan kepalanya seolah Luhan berada dihadapannya. “Aku sudah akan cukup senang jika melihatmu dalam kondisi sehat.”

“Hey Seohyun-ah, bisa tolong nyanyikan lagu yang kau tulis? Aku ingin mendengarnya, mendengar suaramu seperti ini membuatku ingin kau berada disini dan bernyanyi untukku.” ucap Luhan menghela nafasnya pelan.

“You are everything i’ve been looking for nae gyeoteul jikyeojullae? Neoui sarang neoran saram hamkkehan sunganbuteo… Baraejin gieoge apeumi ondaedo… Eonjena neoegeman ttwineun nae maeumeul jeonhae jul geoya… You you you only for you you you…” Seohyun menyanyikan bait reff lagu yang ditulisnya sendiri berjudul ‘Only U’ yang menjadi salah satu track untuk mini album TaeTiSeo terbaru.

Di China sana, Luhan tersenyum mendengar Seohyun menyanyi untuknya. ‘Aku berjanji kepadamu jika aku tidak akan meninggalkanmu. Wo ai ni, Seohyun-ah…’

END

Advertisements

9 thoughts on “Promise To You

  1. satu kta untuk thor daebak thoor..!!! moga” aja kdpnnya luhan oppa ttp berkrya soalnya fansnya luhn sedih bgt lht brtanya
    n bisa feat.ma seo eonnie
    hehe seolnya aku gk prnh lihat intrksi lngsung antra seohan cmn pas di knser SM

Silahkan berkomentar~ ^^ #AceBabySeoHanjjang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s